Postingan

Bertemu dalam Proses, Bersatu dalam Rimba: Resmi Bergabungnya R-XXIX dalam Keluarga Rimpala

Gambar
Sumber: Dokumentasi Rimpala 2026 kiri - kanan : Kebi, Bu'Le, Cibel, Wali Setiap perjalanan selalu memiliki cerita tentang perjuangan, tentang jatuh dan bangkit, serta tentang proses panjang yang perlahan membentuk seseorang menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Setelah melewati berbagai rintangan, serta proses pembelajaran dan pendewasaan diri selama Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar), RIMPALA Angkatan XXIX (R-XXIX) telah resmi bergabung menjadi bagian dari keluarga besar Rimbawan Pecinta Alam Fahutan IPB. Namun perjalanan ini bukan sekadar tentang berhasil menyelesaikan sebuah tahapan. Ada dingin yang hanya dipahami oleh mereka yang pernah bertahan di bawah langit malam. Ada lelah yang hanya dimengerti oleh mereka yang tetap melangkah ketika langkah mulai goyah. Dan ada proses yang diam-diam mengubah seseorang, bukan hanya menjadi lebih kuat, tetapi juga lebih bermakna. R-XXIX, telah melewati itu semua. Mereka datang sebagai sekumpulan nama dengan latar yang berbeda, lalu ...

Ketua Umum Rimpala Periode 2025-2026

Gambar
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Kabinet Muhamad Rizal Abdilah - Bengkung (R-XXVII/002) Periode 2024 - 2025 atas dedikasi dan pengabdiannya selama masa kepengurusan periode 2025. Selamat kepada Sandrina Dewi Larasati - Ranting R-XXVII/010 yang telah terpilih sebagai Ketua Umum RIMPALA periode 2025 - 2026 melalui Musyawarah Besar RIMPALA (MUBES-R) yang diselenggarakan pada 26 - 29 Desember 2025. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan senantiasa menjadi pemimpin yang bijaksana serta mampu mengayomi seluruh anggota.

Ekspedisi Timik Sanjo: Penjelajah Malam yang Terancam Padam

Gambar
Ekspedisi Timik Sanjo – Menyusuri Gelap, Menemukan Terang Sumber: Dokumentasi Rimpala 2025 Suasana kabut malam menyelimuti Desa Cikurubuk, TWA Gunung Tampomas. Seekor Kukang Jawa ( Nycticebus javanicus) melangkah pelan di antara sela ranting bambu dan batang sengon, tubuh mungilnya menampakkan corak wajah bak berlian, garis putih menjuntai seperti cahaya purnama yang membingkai matanya yang besar dengan menyusuri kanopi hutan primer, sekunder, hingga hamparan bambu, kadang-muncul dalam kelompok kecil, namun sering juga menjumpai kesendirian yang teduh. Suara kecil dan gerak langkahnya di malam hutan seperti simfoni rahasia, mencerminkan kehidupannya yang arboreal dan nokturnal lebih memilih merambat perlahan di liana daripada melompat jauh. Menyatukan banyak kepala untuk satu tujuan bukanlah perkara yang mudah, tetapi di situlah makna sesungguhnya dari kata tim. Tim terbentuk atas 14 anggota Rimpala Angkatan 28 dengan komposisi 6 laki-laki dan 8 perempuan berkumpul dalam semangat yang ...

Ketua Umum Rimpala Periode 2024-2025

Gambar
   Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Kabinet Kahla Rizkika Maulida - Lapek (R-XXVI/005) Periode 2023 - 2024 atas dedikasi dan pengabdiannya selama masa kepengurusan periode 2024. Selamat kepada Muhamad Rizal Abdilah - Bengkung (R-XXVII/002) yang telah terpilih sebagai Ketua Umum RIMPALA periode 2024 - 2025 melalui Musyawarah Besar RIMPALA (MUBES-R) yang diselenggarakan pada 26 - 28 Desember 2024. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan senantiasa menjadi pemimpin yang bijaksana serta mampu mengayomi seluruh anggota.

Satu Jiwa, Satu Rimba: Resmi Bergabungnya R-XXVIII dalam Keluarga Rimpala

Gambar
Sumber: Dokumentasi Rimpala 2024 kiri - kanan : Kupot, Pacet, Cuba, Lipe, Inul, Rutan,  Idul, Tapet, Kokang, Tawas, Aceng, Gorbon Setelah melalui berbagai rintangan alam, tantangan fisik dan mental, serta proses pendewasaan diri, Rimpala Angkatan 28 (R-XXVIII) telah sukses menyelesaikan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) dan kini secara resmi menjadi bagian dari keluarga besar Rimbawan Pecinta Alam Fahutan IPB . Perjalanan mereka bukan hanya menapaki jalur-jalur terjal, tetapi juga menapaki nilai-nilai kehidupan tentang komitmen, solidaritas, dan kasih terhadap alam. Setiap tantangan, mulai dari jalur yang berat hingga malam-malam dingin di bawah langit terbuka, telah menempa watak dan meneguhkan semangat. Tidak ada kemudahan instan atau jalan pintas, namun hanya ketekunan yang tumbuh dari niat tulus dan semangat untuk belajar. Kini, R-XXVIII telah menyandang predikat sebagai Anggota Muda Rimpala . Meskipun perjalanan mereka belum sepenuhnya selesai, fase ini menjadi titik awa...

Teknik Pemanjatan Pohon: Inovasi dalam Pengamatan Satwa di Habitat Alaminya

Gambar
Sumber: Dokumentasi Rimpala 2024 Dalam pelukan hangat matahari tropis, Indonesia berdiri megah sebagai negara tropis yang kaya akan keindahan alam. Pohon-pohon tinggi menjulang seolah ingin menyentuh langit, dengan setiap helai daunnya menyimpan rahasia kehidupan yang beragam. Di antara ranting-ranting yang rimbun, satwa-satwa menari dalam permainan cahaya dan bayangan, menciptakan pemandangan alam yang memesona. Kekayaan ini tidak hanya menjadi aset berharga bagi ekosistem, tetapi juga membuka peluang bagi manusia untuk memahami kehidupan di atas kanopi melalui teknik pemanjatan pohon atau tree climbing . Sumber: Dokumentasi Rimpala 2024 Setiap satwa yang ada di hutan Indonesia dapat diamati dengan teknik pemanjatan pohon, sebuah metode yang membuka jendela baru dalam memahami ekosistem. Melalui pemanjatan, peneliti dan pengamat dapat menjelajahi kanopi hutan, tempat di mana kehidupan satwa liar berdenyut penuh warna. Dari ketinggian, mereka dapat menyaksikan burung-burung beraneka ...

Ekspedisi Papan Mampir: Menapaki Surga Burung

Gambar
Sumber: Dokumentasi Rimpala 2024 Perbedaan pendapat dalam menyatukan pikiran untuk mencapai suatu tujuan dihadapi bersama. Rimpala angkatan 27 yang beranggotakan 12 orang dengan komposisi 7 orang laki-laki dan 5 orang perempuan, mereka adalah Anggota Muda Rimpala Fahutan IPB yang akan melaksanakan ekspedisi angkatan. Ekspedisi angkatan merupakan rangkaian pembinaan lanjutan dengan tujuan mengasah keterampilan dan kemampuan untuk mendapatkan nomor anggota. Masing-masing anggota memiliki pemikiran berbeda, banyak ide bermunculan ketika berdiskusi, harapan besar dari setiap anggota dipertaruhkan untuk mencapai satu tujuan bersama. Setelah melewati pertikaian panjang dalam menentukan tujuan, tercapai kesimpulan bahwa mereka akan melakukan penelitian mengenai keanekaragaman burung karakteristik habitat burung sebagai topik dalam ekspedisi ini. Ekspedisi ini diberi nama “Papan Mampir”, Papan dalam bahasa jawa berartikan tempat dan mampir berartikan singgah, Jika disatukan papan mampir adalah...

Keberhasilan Manajemen Ekspedisi Paksi Wulan: Pelajaran dan Tantangan

Gambar
Sumber: Dokumentasi Rimpala 2023 Sebuah perjalanan ekspedisi memerlukan perencanaan yang matang, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi pasca-ekspedisi, untuk mencapai tujuan yang diinginkan. Ekspedisi Paksi Wulan merupakan ekspedisi yang dijalankan oleh Angkatan Anggota Muda R-XXVI dengan fokus pada implementasi nilai konservasi, keanekaragaman hayati, dan keterampilan kepanduan. Melalui penelitian burung air yang dilakukan di Sungai Wulan, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, ekspedisi ini tidak hanya bertujuan untuk mengumpulkan data ilmiah, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di kawasan tersebut.  Tim ekspedisi yang terdiri dari 10 orang, dengan komposisi 2 laki-laki dan 8 perempuan, menghadapi tantangan yang luar biasa. Menyatukan beragam ide, inovasi, dan kreativitas dalam setiap langkah perjalanan menjadi kunci kesuksesan mereka. Dominasi perempuan dalam tim ini tidak menghalangi seman...

Selamat Datang Rimpala R-XXVII

Gambar
dari kiri: Colay, Atong, Silen, Cadu, Sakau, Baba, Ranting, Bocul, Ngeteng, Bengkung  Rangkaian Diklatsar Rimpala R-XXVII telah tuntas pada puncak acara 7 Januari 2024. Setelah melalui rangkaian panjang mulai 24 September 2023 dengan berbagai pendidikan dan latihan dasar dari tiga divisi di Rimpala hingga akhirnya tibalah hari puncak. Tentunya muncul rasa lega dan bangga telah berhasil menyelesaikan rangkaian diklat dan menjadi bagian dari keluarga besar Rimpala. akan tetapi perjalanan masih panjang dengan jalan yang cukup terjal sehingga kalian harus senantiasa mendukung dan menjaga satu sama lain. banyak pelajaran dan nilai yang didapatkan selama rangkaian diklatsar yang semoga dapat menjadi bekal. Dalam kegiatan puncak diklat ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan perkenalan anggota muda R-XXVII sebab anggota senior turut hadir dan meramaikan pengesahan anggota muda

Ketua Umum Rimpala Periode 2023-2024

Gambar
Terimakasih kepada kabinet Muh. Haikal Ilham Gunawan-Oleh pada periode 2023 dan Selamat atas terpilihnya  Kahla Rizkika Maulida-Lapek (R-XXVI/005)  sebagai Ketua Umum RIMPALA periode 2023-2024 berdasarkan Musyawarah Besar Rimpala (MUBES-R) yang dilaksanakan pada 21-23 Desember 2023. Semoga dapat menjadi ketua yang amanah dan mengayomi anggotanya. Usah Maju Jika Kau Ragu Hidup RIMPALA !

RIMPALA TIGA DEKADE

Gambar
25 September 1993 menjadi hari lahirnya Rimpala. Tidak terasa begitu cepat waktu berlalu. Rimpala telah mencapai usianya yang ke-30 tahun pada 25 September 2023. Dalam rangka merayakan serta sebagai bentuk rasa syukur, Rimpala menggelar talkshow Bincang Asik Rimpala dengan tema "Mapala: Sekedar Eksistensi atau Lestari" dengan mengundang Kang Aswin Rahadian, S.Hut, M.Si, Martin Rimbawan, Mohamad Nabil Aqilah, dan Fery Kurnia Sandi sebagai narasumber. Selain itu kami juga mengundang mapala Bogor serta khalayak umum untuk saling berdiskusi, bertukar pendapat, dan tentu saja berbagi kebahagiaan dan keseruan dalam merayakan Rimpala Tiga Dekade. Tidak hanya talkshow, acara yang digelar di gedung auditorium Sylva Pertamina ini juga diisi dengan hentakan musik dan alunan melodi beberapa band lokal. Selain acara tersebut, pada tanggal 14-15 November 2023 Rimpala merayakan ulang tahun bersama akang teteh dan keluarga besar Rimpala di Mandalawangi Camping Ground, Cibodas, Kab. Cianjur....

Imbas Cuaca Ekstrem terhadap Lingkungan dan Kehidupan Masyarakat Kabupaten Bogor

Gambar
        Oleh: CR-27           Cuaca adalah keadaan udara di atmosfer pada waktu dan tempat tertentu yang sifatnya tidak menentu dan berubah-ubah. Cuaca ekstrem adalah kejadian fenomena alam yang tidak normal dan tidak lazim. Cuaca ekstrem ditandai oleh peningkatan intensitas hujan yang tinggi, frekuensi hujan deras yang terus meningkat, dan kemarau panjang yang memengaruhi arah dan kecepatan angin, suhu udara, kelembapan udara, dan jarak pandang yang dapat mengakibatkan kerugian terutama keselamatan jiwa dan harta. Cuaca ekstrem dapat memicu terjadinya bencana alam, seperti tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan lain-lain. Hal tersebut tentunya dapat membuat keresahan dan mengganggu masyarakat dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Cuaca ekstrem berkepanjangan juga dapat berdampak menurunnya ekonomi akibat rusaknya struktur pengatur air, rusaknya lahan pertanian atau infrastruktur.           Berdasar...

Pemetaan Gua Putih, Hutan Pendidikan Gunung Walat

Gambar
Pengamatan kondisi struktur gua putih                    Gua merupakan lubang atau liang yang terbentuk dari rongga batuan yang terdapat di dalam tanah. Berkaitan dengan gua, terdapat satu keilmuan yang mempelajari tentang gua, yaitu Speologi. Speologi berasal dari bahasa Yunani yang terdiri dari dua kata, “spelaion” yang berarti gua dan “logos” yang berarti ilmu. Maka dari itu Fodrd dan Cullingford (1976) mendefinisikan speologi sebagai studi ilmiah mengenai gua, di mana semua disiplin ilmu dari semua aspek yang berlaku untuk gua serta isinya. Berdasarkan keberadaan aliran udara, gua terbagi menjadi dua kategori, yaitu gua aktif (terdapat aliran udara di dalamnya) dan gua tidak aktif (gua kering), sedangkan berdasarkan bentuknya, gua terbagi menjadi dua jenis, yaitu gua vertikal dan gua horizontal (Labib et al. ..2000).           Gua Putih, secara administratif berada di kawasan Hutan Pendidikan G...